Minggu, 26 Maret 2023

ASESMEN SUMATIF TENGAH SEMSTER GENAP KELAS VII & VIII TAHUN 2022-2023

 

 

SOAL ASESMEN SUMATIF SEMESTER GENAP KELAS VII BISA DI KLIK DI BAWAH INI:

1.     Pendidikan Agama dan Budi Pekerti  (ISLAM) klik DISINI

-          Pendidikan Agama dan Budi Pekerti  (KRISTEN) klik DISINI

-          Pendidikan Agama dan Budi Pekerti  (HINDU) klik DISINI 

2.       Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan klik DISINI

3.       Bahasa Indonesia klik DISINI

4.       Matematika klik DISINI

5.       Ilmu Pengetahuan Alam klik DISINI

6.       Ilmu Pengetahuan Sosial klik DISINI

7.       Bahasa Inggris klik DISINI

8.       Seni Budaya klik DISINI

9.       Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan klik DISINI

10.   TIK (informatika) klik DISINI

11.   Bahasa Jawa klik DISINI

12.   Bahasa Arab klik DISINI

 

SOAL ASESMEN SUMATIF SEMESTER GENAP KELAS VIII BISA DI KLIK DI BAWAH INI: 

1.       Pendidikan Agama dan Budi Pekerti  (ISLAM) klik DISINI

-          Pendidikan Agama dan Budi Pekerti  (KRISTEN) klik DISINI

-          Pendidikan Agama dan Budi Pekerti  (HINDU) klik DISINI

2.       Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan klik DISINI

3.       Bahasa Indonesia klik DISINI

4.       Matematika klik DISINI

5.       Ilmu Pengetahuan Alam klik DISINI

6.       Ilmu Pengetahuan Sosial klik DISINI

7.       Bahasa Inggris klik DISINI

8.       Seni Budaya klik DISINI

9.       Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan klik DISINI

10.   Prakarya klik DISINI

11.   Bahasa Jawa klik DISINI

12.   Bahasa Arab klik DISINI


Senin, 20 Maret 2023

PEMBAHASA VLOOKUP DAN HLOOKUP

 

PEMBAHASAN  FUNGSI VLOOKUP DAN HLOOKUP

 

 Vlookup dan Hlookup adalah fungsi Excel dasar yang tergolong ke dalam Lookup dan Reference.

Berikut adalah beberapa perbedaan antara fungsi Vlookup dan Hlookup:

  • Dilihat dari namanya, Vlookup berarti Vertikal dan Hlookup berarti Horizontal. Jadi, Vlookup digunakan untuk melakukan pencarian data dari tabel yang berbentuk vertikal, sedangkan Hlookup digunakan untuk melakukan pencarian data dari tabel yang berbentuk horizontal.
  • Fungsi Vlookup mencari nilai di kolom paling kiri tabel dan mengembalikan nilai yang berdekatan dari kolom lain terkait dengan nilai pencarian. Sebaliknya, fungsi HLookup mencari nilai di baris paling atas tabel dan mengembalikan nilai yang sesuai dari baris lain dari tabel.
  • Karena berbentuk vertikal, maka data yang diambil oleh Vlookup bersumber dari banyak kolom. Sementara Hlookup yang berbentuk horizontal, mengambil data yang bersumber dari banyak baris.
  • Rumus Vlookup dan Hlookup juga tentunya berbeda. Huruf V yang terdapat di dalam kata Vlookup melambangkan vertikal. Jadi, rumusnya sebagai berikut: =VLOOKUP (lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup]) Sedangkan huruf H yang terdapat di dalam kata Hlookup melambangkan horizontal. Jadi, rumusnya sebagai berikut: =HLOOKUP (lookup_value, table_array, row_index_num, [range_lookup]) Keterangan:

Keterangan

  1. lookup_value: cell yang dijadikan sebagai kunci atau dasar untuk mencari data.
  2. table_array: tabel yang dijadikan sebagai sumber data dan dicari berdasarkan lookup value.
  3. col_index_num: urutan kolom yang akan dilihat hasilnya, sehingga diisi dengan angka kolom dari awal sumber data. Misalnya: kamu mengambil table array dari kolom A sampao kolom D, lalu kolom yang akan dilihat adalah kolom B. Nah, col_index_num-nya diisi dengan angka 2, karena kolom B berada di urutan kedua setelah A.
  4. row_index_num: urutan baris yang akan ditampilkan hasilnya.
  5. range_lookup: argumen yang dinyatakan dengan kata True atau False.

LATIHAN SOAL

Pertama yang harus kalian lakukan adalah : buka file kalian dan tambah sheet baru beri nama VLOOKUP.




Senin, 13 Maret 2023

IF OR

 

2. Penggunaan Rumus IF dan Fungsi OR

Fungsi OR digunakan untuk menguji kondisi yang ditentukan pengguna dan mengembalikan data bernilai BENAR. Jika ada kondisi lain yang telah ditetapkan pengguna maka tidak dapat terpenuhi dan menghasilkan nilai SALAH jika tidak ada satupun kondisi yang diterapkan. Fungsi OR sifatnya tidak begitu mutlak jika dibandingkan dengan fungsi AND.

Dalam perumusannya AND dan OR digunakan untuk membuat sebuah kondisi yang logikanya lebih dari satu. Sederhananya, fungsi OR akan menghasilkan nilai TRUE atau BENAR jika satu atau semua kondisi terpenuhi, dan menghasilkan nilai FALSE atau SALAH hanya jika tidak ada kondisi yang terpenuhi.

Syntax:

=IF(OR(Sesuatu adalah True, Sesuatu yang lain adalah True), Nilai jika True, Nilai jika False)

 

Berikut adalah contoh penggunaan rumus IF dengan fungsi OR

http://www.dqlab.id/files/dqlab/cache/2183bae91aafb79a8498eb25e6f17c97_100_persen.png


http://www.dqlab.id/files/dqlab/cache/8322751e74468b9f3542ff669f8edb18_100_persen.png


Untuk penggunaan OR tidak jauh berbeda seperti AND, yang membedakan hanya kondisinya saja, bisa dilihat pada gambar di atas kedua kolom tidak harus dua-duanya yang bernilai lebih dari 75, cukup salah satunya saja yang bernilai lebih dari 75 maka akan dikategorikan TRUE atau BENAR. Intinya penggunaan OR tidak harus dua-duanya bernilai TRUE atau BENAR, cukup diwakilkan oleh salah satu nilainya saja. Jika kedua kolom tidak sesuai kondisi atau kurang dari 75, barulah nilai akan dikategorikan FALSE atau SALAH.

  

3. Penggunaan Rumus IF dan Fungsi NOT

Berbeda dengan fungsi AND dan OR, fungsi NOT hanya berlaku untuk satu kondisi saja dengan hasil nilainya menunjukkan kebalikannya. Misalnya, jika logikanya BENAR atau TRUE maka hasilnya salah atau FALSE, jika logikanya SALAH maka hasilnya BENAR.  Fungsi NOT mengembalikan nilai yang bersifat berlawanan, dari nilai atau ekspresi logika yang telah ditetapkan pengguna.

Syntax:

=IF(NOT(Sesuatu adalah True), Nilai jika True, Nilai jika False)

 

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah contoh penggunaan rumus IF dengan fungsi NOT

http://www.dqlab.id/files/dqlab/cache/147aa756d6b66395981ab516135f0938_100_persen.png


http://www.dqlab.id/files/dqlab/cache/a219aed0e5836ea6cc378f5c1c13fe57_100_persen.png


Untuk penggunaan NOT, secara penulisan rumus dengan fungsi AND dan OR tidak jauh berbeda. Perbedaannya hanya dari kondisi yang diambilnya hanya satu dan fungsi NOT ini akan memberikan hasil yang terbalik dari logika. seperti gambar diatas logikanya adalah lebih dari 75, karena menggunakan NOT maka yang nilainya lebih dari 75 akan diberikan hasil FALSE atau SALAH sedangkan yang nilainya kurang dari 75 akan diberikan hasil TRUE atau BENAR. Pada contoh gambar diatas angka 40 karena menggunakan NOT maka hasilnya menjadi LULUS sedangkan angka 90 karena menggunakan NOT maka hasilnya menjadi GAGAL.


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel

 

Senin, 27 Februari 2023

MATERI GOOGLE SITES

 SILAHKAN DI PELAJARI DAN DI SALIN MATERI BERIKUT KE DALAM BUKU KALIAN

MATERI BISA DI LIHAT DI BAWAH INI ATAU  DENGAN TAMPILAN BERBEDA BISA KLIK 👉 LINK INI 



DI


Kerjakan Soal Asessment berikut : dengan Meng klik Link DISINI

Jumat, 02 Desember 2022

PENILAIAN SIMATIF AKHIR SEMESTER 1

 

SOAL SUMATIF AKHIR SEMESTER 1


1. Pendidikan Agama Islam dan budi Pekerti link download soal

2.  Pendidikan Pancasila link download soal

3. Bahasa Indonesia link download soal

4.  Bahasa Inggris link download soal

5. Matematika link download soal

6. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) link download soal

7. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) link download soal

8. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan link download soal

9. Pendidikan Seni Budaya link download soal

10. Informatika link download soal

11. Bahasa Jawa ( Muatan Lokal I) link download soal

12. Bahasa Arab (Muatan lokal II) link download soal



Senin, 21 November 2022

zoome jepang

 the zoom meet link for SDGs Presentation of Akifuchu High School: https://us02web.zoom.us/j/84126680126?pwd=UWZVVVd0M3BWSzZyZFZXaERCMS85UT09
Monday, November 21, 2022
07:45-08:40 WIB (Lamongan time)
09:45-10:40 (Japan Time)

For Indonesian students, please join the zoom at 07:30 WIB.

 

link link

Kamis, 03 November 2022

FUNGSI LOGIKA

 

Operator pembanding

Anda sebagai user tentunya membutuhkan operator pembanding saat mengaplikasikan rumus IF agar Ms. excel dapat mengidentifikasi instruksi tersebut. Operator pembanding tersebut berbentuk simbol matematis dengan makna atau cara baca yang sama persis.

Fungsi utamanya adalah untuk membandingkan dua nilai yang bisa menghasilkan sebuah kondisi apakah terpenuhi atau tidak. Beberapa operator yang digunakan dalam rumus excel IF telah terangkum dalam tabel di bawah ini:

Simbol

Makna

=

Sama dengan

Lebih kecil dari

Lebih besar dari

<=

Lebih kecil sama dengan

>=

Lebih besar sama dengan

<> 

Tidak sama dengan

“….”

Pengapit karakter

Rumus Excel IF

Rumus dasar fungsi IF

Penting untuk mengetahui rumus dasar IF sebagai pedoman awal sebelum menerapkannya dalam data. Adapun sintaksis atau cara penulisan rumus dari fungsi IF excel adalah:

=IF(Logical_test;Value_True;Value_False)

Keterangan:

Logical_test (Tes logika)         : Suatu syarat atau kondisi yang menentukan apakah nilai yang dihasilkan terpenuhi atau tidak terpenuhi

Value_True (Nilai benar)        : Nilai yang dihasilkan jika kondisi terpenuhi atau benar

Value_False (Nilai salah)        : Nilai yang dihasilkan jika kondisi tidak tepenuhi atau salah

 

Bentuk-Bentuk Rumus Excel IF beserta Contoh Terapannya

Rumus IF pada Ms. excel yang digunakan sebagai uji logika memiliki bentuk yang cukup beragam. Bahkan, fungsi IF juga dapat digabungkan dengan formula yang lain untuk memecahkan masalah logical function dalam kasus yang lebih rumit.

Jika dilakukan pemetaan lebih lanjut, rumus excel IF dapat dikelompokkan sebagaimana daftar di bawah ini:

  1. Rumus IF sederhana atau single IF
  2. Rumus IF ganda atau multiple IF
  3. Rumus IF bertingkat
  4. Rumus IF gabungan formula lain, seperti RIGHT, MID, dan LEFT, OR, dan AND

Detail dari masing-masing bentuk rumus IF akan disajikan pada beberapa sub-sub judul di bawah ini. Pembahasan akan disertai dengan ilustrasi atau contoh yang mudah dipahami dan relevan dengan permasalahan sehari-hari.

1. Rumus Excel IF Bentuk Sederhana (Single IF)

Rumus IF tunggal atau single IF merupakan bentuk yang paling sederhana dan mudah untuk diterapkan. Sintaksis dari IF tunggal ini juga sesuai dengan kaidah awalnya yaitu =IF(Logical_test;Value_True;Value_False)

Contoh yang paling mendasar untuk memulai memahami fungsi IF dapat dilihat pada ilustrasi sederhana berikut ini:

Ilustrasi 1: =IF(10=10;”Benar”;”Salah”)

Ilustrasi 2: =IF(10=11;”Benar”;”Salah”)

Pada kedua contoh di atas dapat diambil kesimpulan bahwa ilustrasi 1 akan menghasilkan nilai “Benar” dikarenakan “10=10”. Sebaliknya, ilustrasi 2 akan menghasilkan nilai “Salah” dikarenakan angka “10” tidak sama dengan “11”.

Kami juga akan menampilkan contoh yang lebih kompleks dibandingkan kedua ilustrasi di atas. Anda bisa mempelajarinya pada gambar di bawah ini:

fungsi IF excel bentuk sederhana (Rumus Excel IF) via aplikasi writer

Pada gambar di atas terlihat sebuah data tentang hasil audisi menyanyi dimana total score minimal untuk lulus adalah 145. Oleh sebab itu, rumus IF yang harus dituliskan adalah =IF(Nilai_Total score<145;”TIDAK LULUS;”LULUS”).

Jika mengambil sampel dari peserta pertama, bisa dipastikan kalau ia tidak lulus karena nilai total score yang dimilikinya hanya 135. Adapun rumus konkretnya dapat dilihat pada formula bar yaitu =IF(E3<145;”TIDAK LULUS;”LULUS”).

 terimkasih gan https://narmadi.com/id/rumus-excel-if/ 

 

TABEL JAM MENGAJAR 2026_2027 gANJIL

 TABEL NO NAMA PENDIDIK KETERANGAN 1 Abd Kholiq Lihat Dokumen disini 2 Agus Hasyim...

Postingan Populer